Kawasaki H2 Motor Sport Supercharger, Review Harga Dan Spesifikasi

oleh -119 Dilihat
kawasaki h2

StorOto.com – Kawasaki H2 yang dilengkapi dengan supercharger ini sangat istimewa, sehingga tak heran jika harga yang ditawarkan pabrikan kepada konsumen sangat tinggi. Tenaga sepeda motor ini berani menghadapi pembalap MotoGP. Tentu saja Kawasaki H2 sangat memikat para biker yang haus akan kecepatan dan memiliki uang yang banyak.

Produksi massal di bidang otomotif  pertama kali dilakukan oleh Kawasaki dikenal sebagai merek otomotif berdedikasi yang sangat berfokus pada kinerja. Ada kalanya pabrikan asal Tokyo itu ingin membuat sepeda motor bermesin 1.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 300 tenaga kuda. Sebagai perbandingan, mayoritas motor yang digunakan di balap MotoGP memiliki tenaga 250 hp. Tak kalah pentingnya, sepeda motor harus bisa meminum bahan bakar yang tersedia di pasaran, sehingga bisa digunakan oleh banyak orang.

Dari situ lah kemudian lahir Kawasaki H2R, sepeda motor HyperSport Dengan supercharger bisa disebut berlari dengan kecepatan hingga 400 km/jam. Ini sangat kuat, dan penggunaannya terbatas pada sirkuit trek saja. Namun jangan khawatir, karena selain itu Kawasaki juga membuat versi road legal dari motor ini yang diberi nama Kawasaki H2.

 

Spesifikasi Dan Harga Kawasaki H2

Kawasaki H2 dan Kawasaki H2R memulai debutnya ke publik pada tahun 2014. Penggemar Kawasaki pasti sudah tahu bahwa ini bukan pertama kalinya nama H2 digunakan.

Pada tahun 1972, Kawasaki Heavy Industries meluncurkan sepeda motor tiga silinder berkapasitas 750 cc yang diberi nama Kawasaki H2 Mach IV.

Mesin dua tak mampu menghasilkan 74 hp dan mampu membawa motor ini dari nol hingga 100 km/jam dalam 12 detik. Sedangkan kecepatan maksimalnya adalah 190 km/jam.

Sejumlah publikasi menyebut Motor ini sebagai motor akselerasi tercepat saat itu. Hal ini tentunya mengukuhkan reputasi Kawasaki sebagai Brand/merek Jepang benar-benar pandai membuat sepeda motor cepat.

Secara teknis, Kawasaki H2 Mach IV tidak ada hubungannya dengan Kawasaki H2 yang beredar saat ini. Namun, teknisi Kawasaki berusaha mempertahankan karakteristiknya.

Satoaki Ichi, Project Leader Kawasaki H2/H2R, mengatakan telah bertemu langsung dengan beberapa pemilik Kawasaki H2 Mach IV. Dia mengeksplorasi hal-hal yang disukai pemilik motor klasik ini, untuk dipasang kembali lebih jauh sehingga mereka dapat melakukan jauh lebih baik dalam model yang dia kembangkan.

 

Mesin Kawasaki H2

Kehadiran komponen supercharger menjadi kunci performa Kawasaki H2 dan Kawasaki H2R. Kedua model menggunakan mesin empat silinder berkapasitas 998 cc. Khususnya untuk Kawasaki H2R, output yang bisa dicapainya sudah lebih tinggi, yaitu 326 hp dan 165 Nm. Sedangkan di Kawasaki H2 tenaganya dibatasi hanya 240 hp dan 141,7 Nm. Ini dilakukan melalui berbagai pemetaan ECU. Kemudian kedua motor ini juga memiliki perbedaan pada beberapa komponennya. Menurut sejumlah sumber, Kawasaki memastikan Peta ECU Kawasaki H2R tidak bisa diterapkan pada Kawasaki H2. Selain itu, Kawasaki juga ingin menjual suku cadang Kawasaki H2R untuk menghindari beralih dari alternatif legal jalan raya ke versi track-only.

Mengenai perangkat supercharging itu sendiri, perusahaan pencocokan hijau sedang mengembangkannya sendiri dengan bantuan divisi penerbangan. Fungsi turbocharger adalah mensuplai udara dalam jumlah besar ke mesin dengan membantu turbin. Tidak seperti turbin in-turbocharger yang beroperasi berdasarkan tekanan di knalpot, turbin supercharged beroperasi pada putaran mesin. Oleh karena itu, charger motor sport ini terhubung ke poros engkol melalui rantai dan stepping gear. Di sini rise gear bertanggung jawab untuk menggandakan putaran poros engkol menjadi lebih tinggi. Pada putaran mesin 14.000 rpm, misalnya, gearbox dapat berputar lebih cepat sekitar 2.000 rpm. Akibatnya, turbin dapat berputar hingga 130.000 putaran per menit, yang pada gilirannya menciptakan tekanan udara yang sangat besar di dalam mesin.

 

Body Dan Rangka

Bodi Kawasaki H2 yang diposisikan sebagai motor road legal memiliki fitur berkendara yang sama dengan motor pada umumnya. Pada bagian depan H2 masih menggunakan kaca spion yang bentuknya agak mirip dengan sayap pada Kawasaki H2R. Namun sayangnya motor ini tidak menggunakan body atau fairing carbon fiber karena treknya hanya menggunakan swingarm. Bentuk fairingnya juga sangat agresif dari depan hingga belakang.

Untuk rangkanya, Kawasaki menggunakan jenis Buat teralis lebih ringan sambil tetap kaku. Fakta yang menarik adalah bahwa setiap tabung yang digunakan pada ban memiliki diameter yang berbeda-beda, untuk mengetahui karakteristik terbaiknya. Kaki-kaki motor ini juga unik. merupakan salah satu jenis motor yang menggunakan lengan ayun satu sisi.

Jangan bingung antara swingarm satu sisi dengan swingarm skuter. Ini karena komponen skutik juga berfungsi sebagai rumah transmisi. Penggunaan tuas putar satu sisi memiliki banyak keuntungan, terutama terkait dengan perawatan, karena proses pembongkaran roda belakang lebih mudah. Selain itu, swingarm jenis ini juga lebih unggul dari segi estetika, karena membuat tampilan motor semakin sporty. Ini sangat cocok dengan konsep secara keseluruhan.

 

Fitur

Motor Spercharger ini memiliki sejumlah fitur canggih yang menjadikannya sebagai motor sport berkualitas premium. Sistem ABS, kopling sandal bantu, dan pemindah gigi adalah standar pada sepeda motor ini. Selain itu, pabrikan juga menawarkan sejumlah fitur tambahan agar motor ini bisa lebih baik dan bisa dikendarai dengan maksimal. Contohnya adalah kontrol peluncuran yang membuat akselerasi lebih mulus dengan kekuatan penuh. Lalu ada pengaturan traction control dan engine brake control yang mengatur seberapa keras engine brake. Besutan Kawasaki ini juga memiliki pengaturan jumlah boost yang dihasilkan supercharging.

Tak hanya itu, motor supercharger ini juga dilengkapi dengan komponen canggih. Misalnya di segmen kaki-kaki, Kawasaki H2 mengandalkan suspensi belakang Ohlins yang bisa diatur sepenuhnya dan rem dari Brembo.

 

Kesimpulan 

Melalui informasi dari situs Kawasaki Indonesia, Juli 2021, H2 2020 ditawarkan dengan harga Rp 760 juta on the road (OTR) di DKI Jakarta. H2 tidak sendirian di kelas super sport 1000cc. Salah satu pesaingnya di Indonesia adalah Yamaha R1 yang dijual dengan harga lebih murah yaitu Rp. 605 juta OTR Jakarta. Dengan keunikan nya motor ini disebut sebagai motor supercharged membuatnya patut mendapat perhatian lebih.