Francesco Bagnaia Gagal Raih Podium Di Mandalika, Ini Penjelasannya

oleh -143 Dilihat
Francesco Bagnaia

StoryOto.com – Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mengaku kecewa dengan hasil yang diraihnya di MotoGP Mandalika 2022. Ya, ia harus finis ke-15 setelah menjalani balapan wet race yang dipotong menjadi 20 lap. Kekecewaan tak bisa diredam, mengingat ia tak menebus poin di Kejuaraan MotoGP Qatar yang digelar pekan lalu.

Bagnaia mengaku merasa ada yang aneh dengan MotoGP Mandalika, yakni perasaan di motornya yang tidak begitu ia pahami. Pecco tahu perasaannya tidak muncul dari masalah teknis dengan motornya. Namun, perasaannya terhadap balapan mulai membaik sehingga dia bisa mempertahankan motornya hingga akhir balapan. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa membaca komentar negatif tentang dirinya di internet bukanlah ide yang baik karena dapat meracuni pikirannya.

Baca Juga: Hasi Free Practice 3 MotoGP Mandalika Indonesia, Marquez Terkencang

“Sulit untuk menjelaskan bagaimana perasaan saya ketika motor saat race day, saya tidak merasa baik. Saya tidak berpikir itu masalah mesin. Itu hal yang aneh, saya tidak bisa mengerti”.

“Itu aneh karena titik kuat motor kami di trek basah biasanya adalah bagian depan, yang membuat saya merasa paling tidak terlihat. Saya harus menganalisis dan memahami apa yang terjadi, tetapi satu-satunya aspek positif di akhir balapan ini adalah saya merasa lebih baik lagi. Di pagi hari disaat warm up saya sangat cepat, tetapi hasilnya menunjukkan sebaliknya, ini adalah awal yang sama sekali berbeda untuk musim ini, satu-satunya hal positif adalah pagi ini perasaan saya baik lagi dan kami siap berjuang untuk menang. Sayangnya, saya sepenuhnya cukup manusiawi dari sudut pandang ini, itulah sebabnya saya mengatakan itu buruk untuk membaca artikel tentang saya dan melihat komentar negatif seperti itu. “Ini pasti sesuatu yang akan membuat saya berpikir sepanjang minggu”. Ungkap Francesco Bagnaia melalui Motosan.

Meski merasa tidak enak, Pecco tetap optimistis bisa bersaing dan menjadi yang tercepat di seri berikutnya mengingat dia sudah memiliki orang yang tepat untuk membantunya bersaing di atas motor”. “Tapi bagi saya, ketika kita sampai ke balapan berikutnya, semua apa yang akan saya pikirkan adalah mencoba kompetitif cepat dan berada dipaling depan. Saya beruntung memiliki orang yang tepat untuk membantu saya di rumah, ada pelatih dan pacar saya”. Ungkap Francesco Bagnaia.

Baca Juga: MotoGP Indonesia Mandalika, Honda & KTM Memimpin, Yamaha Bangkit